Posts

Showing posts with the label Just Write

Getting Old

"Kapan?" Hingga saya pun bosan dengan pertanyaan ini. Kadang dijawab seenaknya. Kadang dengan bercanda. Kadang sepenuh hati. Seringnya baper. Ingin bilang kalau seandainya saya punya jawaban yang pasti akan saya sampaikan dengan percaya diri. *lupakan* Apa bedanya masih 26 dan sebentar lagi 30? Masih 26 artinya berasa muda. Dan hampir 30 artinya berasa tua. Belakangan saya berada pada golongan yang kedua. Dulunya saya selalu di golongan pertama. Merasa usia hanyalah bilangan angka tak berarti. Walau pada akhirnya melihat kaki-kaki kecil berlari dan memakai seragam SD membuyarkan segalanya, I'm getting old. I am OLD *nyegir* Bukan karena tuntutan pertanyaan "kapan?" yang menjadi beban, tetapi menyadari keriput dan garis mata menghitam menyerang  bahwa tahun-tahun telah terlewati dengan begitu cepat tanpa ada banyak kenangan berarti. Mungkin. Ketika merasa melewatkan banyak hal. Kehilangan banyak hal. Melupakan banyak hal. Mengendapkan banyak hal. Meme...
“Karena kita beda. Aku benci kalimat itu.” “Kau ini, datang jauh-jauh hanya untuk mengomel.” “Kenapa beda itu jadi ukuran? Seolah-olah ada tembok. Semakin tinggi temboknya jika perbedaannya semakin banyak. Semakin gak boleh bersama.” “Kau lucu saat mengomel.” “Mengapa ukurannya harus sebanyak apa kesamaannya?” “kau tau bagaimana bentuk wajahmu saat mengomel?” “kenapa manusia menjadikan perbedaan sebagai pemisah?” “Matamu akan membesar, seluruh otot pipimu bergerak mengikuti irama ocehanmu, lalu sesekali wajahmu akan memerah saat kau menahan marah.” “kenapa dua orang yang berbeda harus berpisah?” “Meski sesungguhnya kau tak pernah benar-benar marah. Kau hanya seseorang yang selalu kritis akan sesuatu yang nampak tak nyaman dimatamu.” “Kenapa harus ada perbedaan?” “Dan kau tak akan berhenti bertanya sebelum aku mulai menjawab. Iya kan?” “Jawab saja pertanyaanku Mas...” “Dari sudut mana kau melihat perbedaan? Jika kau melihat perbedan sebagai pemisah, jurang d...

Selamat Datang Mei

Selamat datang yang terlambat.

Perjalanan yang akan berhenti pada saat kembali

Image
Suatu hari kamu akan berhenti. Berhenti pada dia yang membuat duniamu membeku hanya dengan menatap wajahnya. Berhenti pada dia yang akhirnya mengalihkan seluruh perhatianmu hanya untuk mengagumi senyumnya. Berhenti pada dia yang mampu membuatmu berikrar: "dengan dialah akan ku akhiri perjalanan pendek ini, dan ku mulai perjalanan panjang hingga akhirnya aku kembali"

Saga dan Shera #1

Saga. Sosok lelaki biasa. Baik, tapi tak kaya ataupun tampan untuk dijadikan idola remaja. Ia hanya lelaki biasa. Sangat biasa malah, tapi entah jua mengapa banyak gadis yang jatuh cinta padanya. Ialah Shera. Gadis cilik yang baru saja lulus SD. Si pemimpi. Si periang. Takdir mempertemukan mereka ber-2. Pada Saga-lah Shera menjatuhkan cinta pertamanya. Bermula dari kejahilan sahabat sekelas akan kepolosan Shera. Bekal roti yang seharusnya jadi sarapan Shera, malah jadi sarapan satu kelas. Saga yang tak tau menau juga turut menikmati sepotong roti itu. Shera kecil masih tersedu ketika sebuah uluran tangan menghentikan tangisnya. Saga mengembalikan roti yang hanya bersisa sedikit pada Shera. Dan lihatlah.. Shera kecil berbinar mengucap terima kasih. Hampir 3 tahun berlalu sejak kejadian sepotong roti itu. Shera masihlah Shera yang menikmati remajanya. Ceria dan hidup dalam mimpi dan cita-citanya. Hingga takdir pertama menyandungnya, Shera kecil terjatuh kehilangan pegangan. Un...
"Hai" "Hai... Apa Kabar?" "Entah" "Jawaban yang kurang tepat" "Hm....?" "Tak ada jawaban entah untuk pertanyaan apa kabar. Hanya ada baik atau tidak baik." "Aku tak tau" "Jawaban yang kadaluarsa" "Kamu masih seperti yang dulu. Sewot. Sok tau. Cerewet" "Dan kamu juga tak banyak berubah. Bagaimana kabarnya?" "Dan to the point" "Kamu tak mungkin menemuiku, well.. setelah sekian lama hanya untuk say hai bukan?" "Ada yang hilang... aku tak menemukan yang dulu aku rasakan?" "Bosan? Jenuh?" "Tidak sama sekali" "Mungkin karna kamu tidak mencari" "Should I?" Ada jeda yang cukup lama  "Sesungguhnya aku tak punya jawaban" "Percuma" "Tak ada yang sia-sia. Aku bisa bertemu denganmu. And more, kamu tak merindukanku?" "Menurutmu?" "Menurutku, kamu...
Terkadang kami, para anak-anak berada di antara dua hal. Satu sisi, keinginan orangtua untuk melihat kami 'berhasil' dan di sisi lain minimnya kepercayaan orangtua terhadap anaknya itu sendiri. setiap orangtua tentu saja ingin yang terbaik untuk anaknya, tapi buat mereka, anak-anak tetaplah kanak-kanak yang masih ceroboh dalam mengambil keputusan, suka seenaknya sendiri, ataupun masih suka santai bahkan dengan hal yang sangat serius sekalipun... anak-anak butuh kepercayaan penuh setara dengan support yang diberikan orangtua. bukan hanya materi tapi secara ruhani sesungguhnya lebih penting untuk membentengi 'kebebasan' yang bablas. you know what i mean... ketika orangtua menjadi protektif posesif, anak-anak akan menjadi terkekang bagai burung dalam sangkar #eh :D Lalu orangtua ngapain dong? Orangtua punya fungsi pengawasan, evaluasi, dan motivasi. Pengawasan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kepercayaan yang telah di berikan pada anak-anaknya. Evaluasi ...

#SaveAru

Image
Here  we are.. Perkenalkanlah... Kepulauan Aru, sebuah kabupaten kepulauan yang dihuni oleh 63.807 jiwa dengan luas daerahnya mencapai 6.325 km2. Berada di provonsi Maluku dengan ibukotanya Ambon yang luas wilayahnya ‘hanya’ 377 km2 atau hampir 17 kali Kepulauan Aru. Dan hari ini, atau mungkin sudah bermula sejak 2007 silam, konsorsium PT Menara Group yang terdiri dari 28 perusahaan terbatas unjuk gigi untuk tanah seluas hampir 500.000 ha. Tepatnya 481.403 ha atau kurang lebih 76,11% tanah dari negeri Aru. Untuk diapakan? Untuk dijadikan Perkebunan Tebu. Hey! Luar biasa sekali. Gula digantikan sagu. Dan hasil hutan melimpah ruah dengan kekayaan alamnya digantikan perkebunan tebu sepanjang mata memandang. Saya kira terlalu pendek pemikiran orang ketika mengira bahwa perkebunan tebu ini akan menghasilkan ‘lapangan pekerjaan’. Hey! Siapa yang bekerja dan menerima hasil? Atau lebih tepatnya siapa yang akan kaya dengan adanya perkebunan ini? Masyarakat Aru-kah atau .....
Image
Mari mengambil sedikit hikmah, terutama untuk diri saya sendiri. Lembah Badar,   17  Maret   624  Masehi, 17  Ramadhan  tahun ke-2 Hijriah Pasca Kemenangan Badar, Rasulullah SAW mengadakan musyawarah dengan para shahabat terkait tawanan perang.  Singkat cerita, Umar r.a menegaskan pendapatnya:  “Bunuh saja semua” Ah, sosok yang begitu tegas, hingga setanpun menyingkir dari jalan yang ia lalui.  Sementara Abu Bakar r.a dengan kelembutan hatinya memberikan pandangan lain:  “Mereka kan masih kerabat kita, kita suruh bayar tebusan saja” Dua Shahabat mulia yang begitu di cintai oleh Rasulullah SAW berseberangan pendapat.  Singkat cerita Rasulullah SAW cenderung kepada pendapat Abu Bakar r.a. Dan kisah selanjutnya turunlah ayat cinta-Nya. Ayat cinta yang membuat Rasulullah SAW dan Abu Bakar r.a menangis tersedu. Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu men...

#gagalpaham *part ke sekian..

1.        Dekrit Mursi mengancam demokrasi | iya.. karna kudeta militer adalah bagian dari demokrasi *yeah 2.        Dekrit Presiden: “Pernyataan Konstitusi, Undang-Undang, serta Keputusan Kepresidenan (Dekrit) yang dikeluarkan oleh Presiden mulai tanggal 30 November 2012 HINGGA berlakunya kontitusi dan pemilihan parlemen baru, sifatnya valid dan tak bisa diganggu-gugat. Undang-Undang Darurat Militer: Pasal 3: Presiden mempunyai wewenang mengeluarkan perintah tertulis atau lisan dalam rangka mengambil berbagai tindakan sebagai berikut: a.        Membatasi kebebasan inividu dalam berkumpul, berpindah dan melewati tempat-tempat tertentu atau dalam waktu-waktu tertentu, dan menangkap siapa saja yang dicurigai atau membahayakan keamanan, dan ketertiban umum serta memenjarakan mereka. b.       Memberikan ijin untuk menggeledah orang dan tempat tanpa terikat oleh atu...

Poligami

Image
Ho..ho.. Pokok bahasan yang satu ini sensitifnya luar biasa. *ngajak berantem* Waktu dibahas di kelas kemarin juga hasilnya begitu. Mau yang sudah nikah, mau yang belum nikah, hebohnya ngalahin suara orang sekampung. Sementara kaum Adam di kelas cuma bisa diem-diem ngangguk. Haha :D Yang berani menimpali cuma Pak Dosen, Om Ical, Om Is, Pokoknya yang sudah diakui ke'senior'an-nya di kelas. Selebihnya, kalem aja ya.. daripada kena semprot juga.. ;) Bismillah.. QS An-Nisaa,4: 3 Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.  (QS An-Nisaa,4 :3) Ilmu saya belum sampai sini, tapi tak ada salahnya bila kita lihat sisi poligami d...

Negeri Lucu

Negeri ini semakin hari semakin lucu. Ada saja kisahnya. Anak menuntut ibu di pengadilan. Remaja gak bisa ikut UN karena dikeluarkan dari sekolah karena menghamili pacarnya. Dan tak ketinggalan, telur (yang dianggap) ajaib karena bentuknya yang gak memenuhi syarat sebagai telur. Yah... semua keajaiban itu akhirnya jadi lucu. Semakin lucu ketika Tuhan gak lagi eksis dalam kehidupan. Sekedar simbol pembeda antara hewan dan manusia yang (katanya) punya agama. Hm... Begitukah?

MATEMATIKA DA’WAH

Ini katanya: Da’wah itu kayak matematika yang penuh dengan angka-angka, apabila kita bisa mengotak-atik angka-angka itu dengan baik maka kita akan senang dengan angka-angka itu, tapi kalo kita gak bisa/ gak usaha pasti akan merasa bosan, bukan hanya bosan, lihat angkanya aja udah gak minat. Haha :D Ketahuan banget yang nulis bukan dari dunia matematika. Ampun ya mbah... Da’wah itu menyenangkan, se-menyenangkan belajar matematika. Da’wah itu rumit. Riwehnya minta ampun, makanya yang mau terjun ke dunia dakwah juga sedikit, sesedikit penikmat matematika. Identitas pelaku matematika itu pake kacamata, killer, dan rada-rada menyeramkan. Identitas pelaku dakwah itu jilbab-an, sarung-an, nah, yang beda, mereka gak killer apalagi menyeramkan. Bisa juga melucu. Tapi pada tempat dan sesuai kadarnya toh... Ye.. gak percaya? Tak kenal maka ta’aruf-lah... biar bisa cinta sama mereka ^^ Da’wah itu mampu me-luar-biasa-kan yang biasa. Se-luar-biasa rumus-an geometri. Matematika i...
Maka setiap kali bangun pagi, kadang kita lupa. Bahwa kemarin telah terlewati. Sehari telah berlalu, dan matahari masih begitu baik menyinari hari ini. Maka setiap kali bangun pagi, percayalah pada janji-janji kebaikan yang akan memenuhi hari ini dengan kebersyukuran yang tak hingga. Jika didepanmu nampaknya akan banyak halang rintang, maka bersiaplah. Karena dengan persetujuanmu atau tidak, bumi akan tetap berputar, langit akan tetap memenuhi titah-Nya. Bisa kau lalui atau tidak hari ini, kau yang menentukan. Maka luluskanlah setiap persoalan dengan nilai yang paling baik -yang paling bisa kau capai- Yup! Mari kita mulai dengan Bismillah... Dan jangan lupa: besok masih tersebar jutaan kebaikan dan hari ini akan terlewati segera.. ^^ Selamat hari Jum'at. Keep fighting Nu :)

Ia, bukan waktu sisa

Dakwah adalah prioritas. Bukan waktu sisa. Sudahkah kita? Atau rutinitas itu adalah hanya pengisi waktu luang dari segala aktivitas lain diluar sana. Pernahkah ia? Dijadikan yang utama, bukan sisipan dikala sempat saja. Kadang kita lupa, kitalah yang membutuhkannya. Ia tak butuh kita. Ia akan tetap berjalan seperti biasanya. Bersama mereka yang tulus mencintainya, membersamainya, dan tak lelah meski 24 jam nampaknya tak bersisa untuk semenit waktu mengistirahatkan raga. Sudah sampai mana kita? Saya?
#cintaitu IMAN. #bahagiaitu BERSYUKUR.
Aku selalu suka hari jum'at. Karena besoknya dalah Sabtu dan lusanya adalah minggu.. :D Dan aku juga selalu lupa, kalau setiap ahad itu selesai, tertutup gelap malam, aku harus mulai menunggu Jum'at itu datang lagi.. :') have a nice weekend.

Plan - Planning - Planned

Manusia yang berencana, tapi Tuhan yang berkehendak Kau tau rasanya? Ketika kalimat tanya itu kau utarakan. Rasanya bunga-bunga ditaman bermekaran semua walau lagi tak musim semi... *permisalan yang kolot :D Tapi saya, kami, kaum perempuan, sangat pandai mengalihkan perhatian, termasuk menjawab dengan "ala kadarnya" Lalu semua "kegilaan" ini kita rencanakan juga dengan cara yang "gila". Kau tau rasanya? Sepertinya kita berdua memang tau kemana seharusnya semua ini bermuara. Dan rasanya tak salah bila tetap bergantung pada-Nya. Biarkan Dia yang menjaganya. Biarkan dia yang menemani setiap langkah menuju kita. Ya! Kita. Tak lagi aku saja, kamu saja. :') And I do. Yes, I do. Untuk semua rencana baik Saat ini, besok, lusa, tahun ini, bahkan tahun depan.... Aula lt.5 #jalandiponegoronomordua 18:27, 22.02.2013 Second day IHT Malcolm Baldrige, Menunggu nasi goreng as dinner :D

Senyum

Image
Pic form here :) Ayo senyum. Senyum. Senyum. Senyum. Senyum itu sedekah. Senyum itu ibadah. Asal gak kebanyakan senyum, atau senyum-senyum sendirian ;)
yang ditinggalkan dan yang meninggalkan. lebih sering berada di pihak yang mana? kalau nampaknya menjadi pihak yang ditinggalkan begitu rumit. lalu bagaimana rasanya ketika menjadi pihak yang meninggalkan?