Posts

Showing posts with the label papá

Getting Old

"Kapan?" Hingga saya pun bosan dengan pertanyaan ini. Kadang dijawab seenaknya. Kadang dengan bercanda. Kadang sepenuh hati. Seringnya baper. Ingin bilang kalau seandainya saya punya jawaban yang pasti akan saya sampaikan dengan percaya diri. *lupakan* Apa bedanya masih 26 dan sebentar lagi 30? Masih 26 artinya berasa muda. Dan hampir 30 artinya berasa tua. Belakangan saya berada pada golongan yang kedua. Dulunya saya selalu di golongan pertama. Merasa usia hanyalah bilangan angka tak berarti. Walau pada akhirnya melihat kaki-kaki kecil berlari dan memakai seragam SD membuyarkan segalanya, I'm getting old. I am OLD *nyegir* Bukan karena tuntutan pertanyaan "kapan?" yang menjadi beban, tetapi menyadari keriput dan garis mata menghitam menyerang  bahwa tahun-tahun telah terlewati dengan begitu cepat tanpa ada banyak kenangan berarti. Mungkin. Ketika merasa melewatkan banyak hal. Kehilangan banyak hal. Melupakan banyak hal. Mengendapkan banyak hal. Meme...

Perjalanan

Perjalanan menyimpan rahasia-rahasia. Di perjalanan akan terkenang kesedihan-kesedihan. Akan teringat kebahagiaan-kebahagiaan. Akan ditemui impian-impian. Sementara rumah menyimpan kelegaan. Perjalanan kali ini banyak melintas tentangmu. Mungkin karena kamu memiliki semua itu dalam perjalananku. Kesedihan, kebahagiaan, dan impian. Lalu aku memilih memeluknya untuk segera pulang.

lelaki oktober pada februari

Belum jua oktober. Tapi aku merindukanmu lebih awal. Mungkin karena begitu banyak hal yang terlewat. Kaki-kaki mungil yang kini dapat berlarian mengelilingi rumah. Ocehan-ocehan yang dulu tak bermakna kini bisa ku ajak bicara. Lebih-lebih ketika mimpi terajut satu-satu. Semoga kau bangga melihatku berdiri sekarang. Meski masih goyah. Meski sesekali aku ingin berhenti.

Selamat Hari Lahir Lelaki Oktoberku

Image
Untuk dia yang mencintaiku dengan utuh. Seutuh rinduku padanya hari ini. Seutuh kenangan pada lebih dasawarsa silam. Untuk dia yang mencintaiku dengan tulus. Setulus peluh atas seluruh perjuangannya untukku. Setulus senyum di 13 tahun lalu. Untuk dia yang mencintaiku sejak pertama. Lelaki yang tak sempurna namun sempurna mencintaiku. Lelaki biasa yang cintanya membuatku merasa hebat. Lelaki yang dalam diamnya mencintaiku tanpa batas. Selamat hari lahir lelaki oktoberku. Lelaki yang membuatku jatuh cinta pertama kali dan berkali-kali.   Semoga Allah senantiasa mencintaimu. Melapangkan tempat tinggalmu. Menerangi dengan cahaya-Nya.  Hingga kelak kita berkumpul lagi di Firdaus-Nya, aku akan tetap menjadi perindumu. Peluk rindu, cahayamu ~ Nurul

lelaki oktober

Tentangmu aku sanggup merangkai aksara, tapi ketika oktober datang, aksaraku hanya sampai pada satu kata. Rindu. Pada oktober kau buat jutaan kenangan. Bagaimana aku akan berhenti mengenang jika jutaan itu baru aku lalui di oktober yang ke-13 kali ini. Aku rindu untuk ke sekian kali, meski tak pernah aku bisikkan ke telingamu, aku rasa kamu tau tentang itu. Kamu selalu tau, meski di depanmu aku mengelak. Untuk lelaki oktoberku, yang membuatku jatuh cinta pertama kali dan berk ali-kali. Aku rindu, sungguh rindu... ~ Adakah rindumu untukku?

12 tahun 3 hari

Selamat ulang tahun Pa... Aku  rindu... :'(
Terkadang kami, para anak-anak berada di antara dua hal. Satu sisi, keinginan orangtua untuk melihat kami 'berhasil' dan di sisi lain minimnya kepercayaan orangtua terhadap anaknya itu sendiri. setiap orangtua tentu saja ingin yang terbaik untuk anaknya, tapi buat mereka, anak-anak tetaplah kanak-kanak yang masih ceroboh dalam mengambil keputusan, suka seenaknya sendiri, ataupun masih suka santai bahkan dengan hal yang sangat serius sekalipun... anak-anak butuh kepercayaan penuh setara dengan support yang diberikan orangtua. bukan hanya materi tapi secara ruhani sesungguhnya lebih penting untuk membentengi 'kebebasan' yang bablas. you know what i mean... ketika orangtua menjadi protektif posesif, anak-anak akan menjadi terkekang bagai burung dalam sangkar #eh :D Lalu orangtua ngapain dong? Orangtua punya fungsi pengawasan, evaluasi, dan motivasi. Pengawasan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kepercayaan yang telah di berikan pada anak-anaknya. Evaluasi ...

Lelaki yang membuatku jatuh cinta berkali-kali :')

Dear Pa. Aku baru saja membuka catatan-catatan lama. Dan ku dapati rindu yang kian membuncah dalam lukisan wajahmu yang semakin terang saja. Tirus, keriput, dan jidatmu yang seluas lapangan bola #Oops :’D Kau masih satu-satunya pria yang dapat ku nyatakan rindu tanpa perlu malu-malu. Tanpa perlu takut ingin berada dalam dekapmu. Dear Pa. Akankah kau ingat tanggal yang tinggal seminggu lagi? Ya! Kau pasti ingat. Dan masih yang selalu ingat tanggal keramat anak-anakmu. Bolehkah aku meminta izin? Karena izin ke Mama mungkin akan di tolak dengan alasan yang selalu sama. Selesaikan kuliah dulu! :’D *k au tau yang ku maksudkan :’) Bolehkan kan Pa? Dibandingkan dengan Mama, aku setahun lebih tua ketika Papa menikah dengan Mama. Iya, aku belum bisa memasak. Iya, aku masih suka tidur ba’da subuh. Iya, rasa-rasanya aku masih perlu banyak memperbaiki diri. Tapi sekedar izin, boleh kan Pa? ;) Dan bolehkah aku meminta satu hal lagi untuk kado ulang tahunku tahun ini? D...

#disappear

Image

so miss you dad !

Image

yang ketiga kali

Mama sakit lagi. Jatuh lagi. Kepleset lagi. Yang ketiga kali. Dan setiap kali itu terjadi.. aku gak ada. Maklum deh ya! Aku anaknya yang paling sibuk seantero adik kakak berlima. Gak ada di rumah dari Senin pagi sampai Jum’at malam. Walau Sabtu-Minggu di rumah, teteuuup.. ada ajah yang harus diselesaikan. “gak capek?” Aku hanya geleng-geleng (bukan triping) gak jelas. Kali pertama dan kedua jatuh, kakinya bengkak! Tapi istirahat cuma sehari dua hari. Esoknya lanjut lagi sama jualannya. “gak capek Ma?” Giliran aku yang tanya, mama hanya menjawab: “lupisnya terlanjur di rebus” Dan kali ketiga, waktu aku dengan dadakan pulang ke rumah barusan. Mama udah tiga hari gak jualan. ”kepleset di depan rumah” Like always. Kakinya bengkak lagi, walau udah lumayan agak turun. Pengen deh! Minta mama berhenti jualan. Berhenti kerja. Udah saatnya menikmati masa tua. Gak perlu lagi di susahin sama anak-anaknya yang unyu-unyu ini. Mungkin kalau orang melihat, hidup kami ser...

Nitip rindu

Image
Buat papa. I’m so really miss u dad… kapan kita dipertemukan? Pengen sekali banyak cerita. Pengen sekali dipelukmu. Pengen sekali minta nasehat. Terutama nasehat cari jodoh. Hehehe Yang kedua: buat dia. Siapa saja yang entah siapa dan lagi apa. Yang sudah saya curi tulang rusuknya, yang sudah tertulis rapi di lauh mahfudz saya. Saya disini baik-baik saja. Maksudnyaaaaaaaa??? Walau sebenarnya lagi sibuk berbenah hati menyambutmu esok hari. Ng… kapan datang?
Cinta Tanpa Syarat Seperti alam memenuhi sabda Tuhannya. Seperti hujan yang membasahi bumi, menghidupkan tetumbuhan, memberikan aroma kehidupan, tanpa pernah alpa sekalipun. Setiap hari, ia akan bangun pada jam 3 subuh. Mungkin menyempatkan diri untuk bermunajat sebentar. Lalu melanjutkan aktifitas rutinnya. Menanak nasi, menyiapkan ini itu, mengejar pagi. Saat azan subuh, ia akan berhenti sejenak. Kembali bersimpuh kehadapan Sang Khalik. Bersyukur untuk setiap nafas yang telah diberikan. Tak lupa membangunkan dua putrinya yang dengan akan sangat bermalasan ria menjawab: sadiki lai Ma… masih manganto.. dan melanjutkan tidurnya. :D Sejak kepergian papa, dialah tumpuan kami, tempat kami menyandarkan setiap keluh kesah tentang kehidupan yang entah sudah berwarna apa. Ketika jam 6 pagi, ia akan berangkat, sekali lagi lantang berteriak tentang sarapan kami yang sudah tersedia di meja makan. Ia menuju pasar. Merengkuh rizki untuk anak-anaknya. Memastikan dapur tetap mengep...
Image
Meet smoker. In the morning. Hey bapak!! Ini masih pagi. P.A.G.I. :@ Kadang kala para smoker suka seenaknya sendiri. Membuat tempat umum menjadi tempat pribadi. Angkutan umum jadi angkutan pribadi. Hey! Gue juga bayar kaleee…. Apa perlu gue bawa spanduk tiap hari?? CONTOH SPANDUK :D Kalo situ pengen bebas ngepulin asap rokok. Gue juga pengen bebas menghirup udara bebas . Ralat: udara segar. Aku bukan anti. Hanya saja: 30% perokok yang “tidak selamat” adalah perokok pasif (survey membuktikan!!). And I won’t to be part of it. Even, si smoker adalah orang yang kau sayangi sekalipun. Ya.. karna aku tau rasanya kehilangan itu ketika 1, 2, 3, 4, 5 hingga sebungkus rokok (each day) and took one of the greatest man that you loved and you ever had. Forever. Percayalah… (ketika aku menulis kalimat ini si winamp memutar lagu Ayah by Ariel ft Candil) Smoker… If someone beside you, forbid you. It’s just because they loved you and don’t want to lose you. ...
Image
He is Fathir Arrayan Ismail Long time no write. Hectic day? In every day? Yah.. anggap saja begitu. Kali ini benar-benar sibuk (tak lagi menyibukkan diri). Good news? I have a new nephew. Fathir Arrayan Ismail. More? Aku tak begitu perduli lagi tentang si pangeran kuda putih yang tampaknya memang nyasar ke dunia antah berantah. I’m still me. Yang sangat amat percaya kalo jodoh tak akan kemana. Yang begitu menikmati cuti 2 minggu dengan memuaskan keinginan hati untuk tidur sepuasnya. Dan untuk menjawab perbedaan si sulung, si bungsu, dan si tengah. Here the story tentang si tengah. Born. The only girl. Hingga 7 tahun kemudian si bungsu lahir dan menggantikan posisiku hingga saat ini. SD. I love math and book. Sejak kelas 2 SD. And start my dream to be a math teacher. SMP. Sebelum puber, papa pergi. Dan aku memasuki petualangan puber dengan pengawalan ketat 3 orang kakak yang sangat kebetulan sekali berjenis pria plus Mama super galak yang semua itu ditambah...

Cinta (dimataku)

2 orang yang lagi jatuh cinta. Apa namanya? Pen-cinta? Ah! Sudahlah. Aku tak sedang mengalaminya. Yang aku tau, cinta itu baik. Cinta itu akan membuat mereka yang *ehem* (katanya) lagi jatuh cinta akan jauh lebih baik pula. Dan dimataku, sebuah hubungan, terlepas dari apapun namanya. Teman, sahabat, pacaran, tunangan, suami-istri, kakak-adik, ibu-bapak-anak, guru-murid, TTM-an, HTS-an, etc.. yang penting esensi hubungannya (esensi? :\ sok tau deh Nu..) Maksudnya, kembali ke yang diatas tadi, yang penting hubungannya baik dan mem”baik”kan pihak yang berhubungan. Hubungan pertemanan yang baik, jauh lebih baik dari pacaran yang gak baik-baik kan? Berdasarkan pengalaman zaman dahoeloe *ehem*, aku… saat ini… hanya ingin punya hubungan (yang terlepas dari apapun namanya itu) dengan seseorang yang baik dan membawa kebaikan, dan saling bertukar kebaikan, dan menjadikan aku dan pihak yang berhubungan sama-sama baik dan jauh lebih baik :) Yang artinya: aku hanya ingin h...

papá

Image
Dear papá   aku rindu... teramat sangat rindu padamu  Nurul ~ Anakmu 12.03.2012, 00:12

June 2009

Ketika aku bilang : “bolehkah aku meminta?” DIA bilang : “AKU malu, jika kamu datang pada-KU, dan AKU membiarkanmu  pulang dengan tangan kosong” Ketika aku bilang : “bolehkah aku berdo’a?” DIA membalas : ”berdo’alah pada-KU, niscaya AKU kabulkan” Aku bilang : “kenapa aku di beri ujian?” DIA jawab : “tidak dikatakan beriman, jika kamu belum di uji” Aku mengeluh : “tapi ujian ini berat!” DIA jawab : “AKU berikan padamu karena AKU tau kamu sanggup memikulnya” Aku bilang : “kenapa aku?” DIA jawab : “karena kamu adalah umat pilihan” Ketika aku meragu : “sayangkah ENGKAU padaku?” DIA berkata : “kasih sayang-KU melebihi sayang ibumu padamu” “Adakah ENGKAU menjauh dariku?” DIA jawab : “tidak! AKU begitu dekat denganmu, disetiap sujudmu” Aku galau. DIA berbisik : “ingatlah pada-KU, niscaya kamu akan tenang” Aku butuh pertolongan. DIA bersuara : “sebaik-baik penolong adalah AKU” Ketika ku cicil rasa syukur ini pada-NYA, DIA bayar kontan seluruh n...