Posts

Showing posts with the label Ambon

Perjalanan yang akan berhenti pada saat kembali

Image
Suatu hari kamu akan berhenti. Berhenti pada dia yang membuat duniamu membeku hanya dengan menatap wajahnya. Berhenti pada dia yang akhirnya mengalihkan seluruh perhatianmu hanya untuk mengagumi senyumnya. Berhenti pada dia yang mampu membuatmu berikrar: "dengan dialah akan ku akhiri perjalanan pendek ini, dan ku mulai perjalanan panjang hingga akhirnya aku kembali"

Sepotong liburan yang tak direncanakan ;)

Image
And i found her... Sahabat yang terpisah sejak SMP yang ternyata sudah punya 2 anak dan merupakan kakak ipar-nya mb' Diah. Dunia sesempit daun kelor :D

Gemba, 29 Desember 2013, 10.00 WIBT

Image
Barakallahulaka wabaraka'alaika wa jamaah bainakuma fii khair.. Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Cepet dapat momongan mb', biar kita-kita punya ponakan baru. Jangan lupain doain kita jg... ^^ uhibbukifillah... :* oh ya, jadzakillah untuk liburan kemarin. Untuk rumah, keluarga, sawah, sunset, sunrise, semangka, udara pagi, pokoknya semuanya... semuanya jadi liburan paling menyenangkan, bikin betah gak mau pulang, bikin pengen balik lagi... di tunggu kedatangannya di Ambon... ;) Mas Vian & Mb Diah Me, Ama Asni, Mas Vian & Mb Diah, Ama Nani, Ama Nia

#SaveAru

Image
Here  we are.. Perkenalkanlah... Kepulauan Aru, sebuah kabupaten kepulauan yang dihuni oleh 63.807 jiwa dengan luas daerahnya mencapai 6.325 km2. Berada di provonsi Maluku dengan ibukotanya Ambon yang luas wilayahnya ‘hanya’ 377 km2 atau hampir 17 kali Kepulauan Aru. Dan hari ini, atau mungkin sudah bermula sejak 2007 silam, konsorsium PT Menara Group yang terdiri dari 28 perusahaan terbatas unjuk gigi untuk tanah seluas hampir 500.000 ha. Tepatnya 481.403 ha atau kurang lebih 76,11% tanah dari negeri Aru. Untuk diapakan? Untuk dijadikan Perkebunan Tebu. Hey! Luar biasa sekali. Gula digantikan sagu. Dan hasil hutan melimpah ruah dengan kekayaan alamnya digantikan perkebunan tebu sepanjang mata memandang. Saya kira terlalu pendek pemikiran orang ketika mengira bahwa perkebunan tebu ini akan menghasilkan ‘lapangan pekerjaan’. Hey! Siapa yang bekerja dan menerima hasil? Atau lebih tepatnya siapa yang akan kaya dengan adanya perkebunan ini? Masyarakat Aru-kah atau .....

Marhaban Yaa Ramadhan...

Image

Langit kota kami, hari ini

Image
Pelangi, Aurora, Rainbow fire. Silahkan simpulkan sendiri, saya gak ahli sains walau cinta mati sama matematik dan sering berantem sama geometri... :D Subhanallah. Seumur-umur rasanya baru sekali nonton LIVE fenomena barusan. Banyak yang kagum, eh... tapi ada juga yang jadi merinding seram. Saya masuk golongan yang pertama. Lebih memilih husnuzhon sama Allah. Sedang Pak Supir tampaknya rada-rada panik sama fenomena barusan. "Itu tanda-tanda tu Nona. Dong ada biking seng bae". Saya hanya menjawab seadanya, dan apakah harus separno itu? Sekali lagi. Husnuzhon saja ya.. Berprasangka baik sama Allah. Di hari yang baik, tempat yang baik, dan langit yang baik ;) Jadi ingat kalimat Al-Hikam semalam: Dunia itu gelap, dengan kebesaran-Nya lah ia tampak. Ketika kita tak mampu melihat kebesaran-Nya, maka mungkin saja kita sedang dalam kegelapan. Wallahu'alam... :) *ini beberapa fotonya, hasil copas dari beberapa teman :) makasih buat semua foto yang rela say...

#disappear

Image