"Hai" "Hai... Apa Kabar?" "Entah" "Jawaban yang kurang tepat" "Hm....?" "Tak ada jawaban entah untuk pertanyaan apa kabar. Hanya ada baik atau tidak baik." "Aku tak tau" "Jawaban yang kadaluarsa" "Kamu masih seperti yang dulu. Sewot. Sok tau. Cerewet" "Dan kamu juga tak banyak berubah. Bagaimana kabarnya?" "Dan to the point" "Kamu tak mungkin menemuiku, well.. setelah sekian lama hanya untuk say hai bukan?" "Ada yang hilang... aku tak menemukan yang dulu aku rasakan?" "Bosan? Jenuh?" "Tidak sama sekali" "Mungkin karna kamu tidak mencari" "Should I?" Ada jeda yang cukup lama "Sesungguhnya aku tak punya jawaban" "Percuma" "Tak ada yang sia-sia. Aku bisa bertemu denganmu. And more, kamu tak merindukanku?" "Menurutmu?" "Menurutku, kamu...
Posts
- Get link
- X
- Other Apps
Terkadang kami, para anak-anak berada di antara dua hal. Satu sisi, keinginan orangtua untuk melihat kami 'berhasil' dan di sisi lain minimnya kepercayaan orangtua terhadap anaknya itu sendiri. setiap orangtua tentu saja ingin yang terbaik untuk anaknya, tapi buat mereka, anak-anak tetaplah kanak-kanak yang masih ceroboh dalam mengambil keputusan, suka seenaknya sendiri, ataupun masih suka santai bahkan dengan hal yang sangat serius sekalipun... anak-anak butuh kepercayaan penuh setara dengan support yang diberikan orangtua. bukan hanya materi tapi secara ruhani sesungguhnya lebih penting untuk membentengi 'kebebasan' yang bablas. you know what i mean... ketika orangtua menjadi protektif posesif, anak-anak akan menjadi terkekang bagai burung dalam sangkar #eh :D Lalu orangtua ngapain dong? Orangtua punya fungsi pengawasan, evaluasi, dan motivasi. Pengawasan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kepercayaan yang telah di berikan pada anak-anaknya. Evaluasi ...
#SaveAru
- Get link
- X
- Other Apps
Here we are.. Perkenalkanlah... Kepulauan Aru, sebuah kabupaten kepulauan yang dihuni oleh 63.807 jiwa dengan luas daerahnya mencapai 6.325 km2. Berada di provonsi Maluku dengan ibukotanya Ambon yang luas wilayahnya ‘hanya’ 377 km2 atau hampir 17 kali Kepulauan Aru. Dan hari ini, atau mungkin sudah bermula sejak 2007 silam, konsorsium PT Menara Group yang terdiri dari 28 perusahaan terbatas unjuk gigi untuk tanah seluas hampir 500.000 ha. Tepatnya 481.403 ha atau kurang lebih 76,11% tanah dari negeri Aru. Untuk diapakan? Untuk dijadikan Perkebunan Tebu. Hey! Luar biasa sekali. Gula digantikan sagu. Dan hasil hutan melimpah ruah dengan kekayaan alamnya digantikan perkebunan tebu sepanjang mata memandang. Saya kira terlalu pendek pemikiran orang ketika mengira bahwa perkebunan tebu ini akan menghasilkan ‘lapangan pekerjaan’. Hey! Siapa yang bekerja dan menerima hasil? Atau lebih tepatnya siapa yang akan kaya dengan adanya perkebunan ini? Masyarakat Aru-kah atau .....
- Get link
- X
- Other Apps
Mari mengambil sedikit hikmah, terutama untuk diri saya sendiri. Lembah Badar, 17 Maret 624 Masehi, 17 Ramadhan tahun ke-2 Hijriah Pasca Kemenangan Badar, Rasulullah SAW mengadakan musyawarah dengan para shahabat terkait tawanan perang. Singkat cerita, Umar r.a menegaskan pendapatnya: “Bunuh saja semua” Ah, sosok yang begitu tegas, hingga setanpun menyingkir dari jalan yang ia lalui. Sementara Abu Bakar r.a dengan kelembutan hatinya memberikan pandangan lain: “Mereka kan masih kerabat kita, kita suruh bayar tebusan saja” Dua Shahabat mulia yang begitu di cintai oleh Rasulullah SAW berseberangan pendapat. Singkat cerita Rasulullah SAW cenderung kepada pendapat Abu Bakar r.a. Dan kisah selanjutnya turunlah ayat cinta-Nya. Ayat cinta yang membuat Rasulullah SAW dan Abu Bakar r.a menangis tersedu. Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu men...
Energi Dakwah
- Get link
- X
- Other Apps
Banyak orang yang keheranan. Ini anak kok gak ada capeknya. Senin sampai jum’at, pergi pagi pulang petang. Habis maghrib juga kadang masih ada ‘pekerjaan’. Sabtu minggu juga gak di rumah kecuali untuk nyuci tumpukan pakean seminggu berjalan. Rumah kadang-kadang jadi tempat singgah saja, untuk mandi dan istirahat, makan hanya makan malam saja yang disempatkan. Haha, sibuknya ngalahin presiden. Ngapain saja? Ya.. itu-itu saja. Rapat. Kajian. Dengerin ceramah, diskusi. Yang semua materinya tentang Agama dari a sampai z. Satu lagi yang gak boleh di-alpa-kan. Melingkar. ;) Itu semua belum termasuk dengan agenda dadakan yang tiba-tiba harus dilaksanakan. Termasuk jadwal kuliah yang kadang-kadang nubruk dan kemudian di absenkan <-- jangan di contoh :D Baiklah.. mungkin nampaknya tak sesibuk itu, hehe Rutinitas itu yang mungkin membuat orang terdekat sering kali bertanya. Terutama Mama (uhibbukufillah Umi :*) “Gak capek?” yang dari awalnya ngomel-ngomel, hingga akhirnya di...
- Get link
- X
- Other Apps
Mereka seperti kembang api. Membuncah-buncah penuh rasa keingintahuan. Ingin tau tentang kebenaran dengan segala kepolosan. Ingin tau tentang keberadaan dunia yang terkadang membingungkan. Kau hanya perlu memilih yang baik, apabila terdapat dua yang baik, maka pilihlah yang lebih baik di antara keduanya. Mereka masih remaja yang terbawa masa kanak. Sehingga pertanyaan itu beruntun dan saling berebutan. Jadilah mereka kembang api yang berebutan muncul ke permukaan langit malam nan gelap. Memendarkan cahaya warna-warni. Indah. Dan membuat setiap yang melihat betah mendongak ke atas. Kelak mereka akan menjadi matahari, menerangi siang dan membagi cahayanya pada bulan untuk malam.