Posts

kata mereka: rindu tak perlu ruang alasan. maka aku memang sedang tak punya alasan untuk itu

disappear

I really want to...

Friendship #part 1

Image
Mari kita review satu-satu. Namanya: SITRA DEWI LATUKAU. Tetala: Ternate (iya kah?), 02 February 1989. Tapi karena kesalahan entah siapa, jadinya malah tambah muda 1 tahun, 1990 *semoga yang salah diampuni dosanya* Napang: Sitra, Sit, Dedew, Dewi, Elka, atau panggilan kesayangan saya: Nek! :P She is wise, karena mungkin yang paling tua dan lebih banyak makan asam garam kehidupan #apadeh Anak bungsu dari tiga orang bersaudara. The only girl. Dia selalu saja bikin istilah yang aneh-aneh. Seperti: KUDA KEPANG :D. Juga nama grup antah berantah: IMBICILES Korban Penculikan: Anaknya Mb' Astri :D Suka sama Jepang dan segala antek-anteknya. Suka sama YUI, suka sama hujan, suka sama anak kecil. Kalau ketemu sama anak kecil, kapan saja, dimana saja, kalau tidak berhasil di culik, pasti dicubitin dan minta foto *ndeso kamu nek :P Dia juga hobi sama baca. Terutama novel. Yang memperkenalkan saya dengan Tere Liye (setelah itu berdebat tentang Tere Liye itu ‘bang’ atau ‘mba...
Cinta Tanpa Syarat Seperti alam memenuhi sabda Tuhannya. Seperti hujan yang membasahi bumi, menghidupkan tetumbuhan, memberikan aroma kehidupan, tanpa pernah alpa sekalipun. Setiap hari, ia akan bangun pada jam 3 subuh. Mungkin menyempatkan diri untuk bermunajat sebentar. Lalu melanjutkan aktifitas rutinnya. Menanak nasi, menyiapkan ini itu, mengejar pagi. Saat azan subuh, ia akan berhenti sejenak. Kembali bersimpuh kehadapan Sang Khalik. Bersyukur untuk setiap nafas yang telah diberikan. Tak lupa membangunkan dua putrinya yang dengan akan sangat bermalasan ria menjawab: sadiki lai Ma… masih manganto.. dan melanjutkan tidurnya. :D Sejak kepergian papa, dialah tumpuan kami, tempat kami menyandarkan setiap keluh kesah tentang kehidupan yang entah sudah berwarna apa. Ketika jam 6 pagi, ia akan berangkat, sekali lagi lantang berteriak tentang sarapan kami yang sudah tersedia di meja makan. Ia menuju pasar. Merengkuh rizki untuk anak-anaknya. Memastikan dapur tetap mengep...
Image
Ini adalah tugas todongan dari @ellatahitoe yang entah tiba-tiba dapat ilham dari mana... -_-' Yang padahal dia sendiri hingga detik ini belum juga menyelesaikan tugas tersebut. Pliss deh.. :D Makanya bu... adendum saja deh.. :P Mulai saja dengan cerita mereka yang pernah aku kenal dan hingga kini terus membekas. Mereka amanah, sabar, tawadhu, zuhud, penuh semangat. Mereka bukan hanya pemimpin, tetapi juga kakak, sahabat, bahkan ayah. Mereka tentu saja tidak sempurna, tetapi ketidaksempurnaan itulah yang menunjukkan bahwa merekalah pemimpin yang begitu membekas kepemimpinannya. Mereka akan marah dengan penuh wibawa, menasehati dengan penuh senyuman, membimbing dengan penuh kelembutan, dan mendukung dengan segenap kemampuan. Maka dunia tak pernah jadi tujuannya. Mereka bertanggung jawab dengan kepemimpinannya.  Mereka, orang-orang yang hingga kini terus seperti itu dan semoga selamanya tetap begitu. Aku pernah bersama mereka, bekerja dengan mere...
aku melihat mereka. aku melihat diriku. aku melihatmu. aku melihat cincin yang melingkar di jari manisku. aku melihat kita. aku melihat cinta-Nya. suatu sore - menuju kosan - melihat sepasang kekasih (mungkin) berjalan, menikmati berduaan di tengah keramaian biarlah tetap jadi rahasia-Nya biarlah terjadi sebagaimana mestinya biarlah menunggu menjadi semakin indah aku, kamu, kemudian kita, dan cinta-Nya.... #np gradasi ~ Dinda 

PHP-ers

Tau dong artinya apah. Ituloh.. sejenis penyakit menular yang di sebabkan oleh… *jawab sendiri* Survey membuktikan! Pelaku PHP lebih banyak didominasi oleh kaum Adam, sementara korban terbanyak dari pihak kaum Hawa. Yang sejujurnyah. Menurut saya pribadi, perbedaan antara ‘merasa’ di-PHP-kan dan mem-PHP-kan diri sendiri adalah nihil atau dengan kata lain, gak ada bedanya sama sekali! :D #pengalamanbanget At least, mungkin pada gak nyadar, ato lupa yang disengajakan kalo huruf P yang ketiga pada singkatan PHP adalah PALSU *capslock*. So… semua rasa kalo sedang di-PHP-kan ituh adalah semu. Yang belum tentu jelas endingnya kayak apa. Sad ending maybe…  :P Jadi… kesimpulannya, jika bertemu sama pelaku-pelaku yang membawa rasa-rasa mem-PHP-kan itu, jangan mudah terkontaminasi. Walaupun namanya cewek, susah juga kali ya… teteeeeeeup… Paling tidak, jangan mau di-remote-control-in sama perasaan!, tapi kita yang jadi remote control buat perasaan kita sendiri. Mau dibawa keman...